Ozy's Corner: Human-powered Commutes

LinkPengayuh Sepeda Terus Dimarjinalkan (Kompas)Nov 26, '06 8:13 AM
for everyone
Link: http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0611/24/133142.htm

Laporan Wartawan Kompas Wisnu Nugroho A

JAKARTA, KOMPAS - Hukum rimba berlaku di jalan-jalan Ibu Kota Jakarta. Siapa kuat, besar, dan cepat akan menjadi raja di jalanan. Tidak peduli apa aturannya, siapa yang lemah, kecil, dan lambat akan terus dimarjinalkan di jalan-jalan ibu kota.

"Tak ada ruas jalan untuk kami, para pengayuh sepeda. Penuhnya jalan membuat kami harus mengangkat-angkat sepeda ke trotoar. Sungguh pengayuh sepeda dimarjinalkan," ujar juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (24/11).

Saat bercerita, Andi baru saja mandi setelah selama satu setengah jam mengayuh sepeda dari rumahnya di Cilangkap menuju kantor di Bina Graha. Andi masih ngos-ngosan saat bercerita kegirangan barunya bersepeda ke kantor bersama seratusan anggota komunitas Bike to Work.

"Waktu tempuh dengan sepeda ternyata sama dengan waktu tempuh saya mengendarai mobil," ujar Andi yang sehari-hari mengendarai SUV hitam dengan muka girang.

Meskipun girang, Andi tidak berani berjanji akan kerap mengayuh sepeda yang sudah dipak di bagasi SUV-nya untuk pergi-pulang Cilangkap-Bina Graha.
"Kalau untuk pergi ke kantor tidak masalah dengan sepeda. Masalahnya kalau pulang ke rumah. Jam pulang saya tidak teratur dan biasanya larut malam sesuai kesibukan Presiden," ujarnya.

Bisa dibayangkan bagaimana hukum rimba di jalanan berlaku ketika malam. Pagi, siang, sore saja sudah mengerikan membayangkan hukum rimba di jalanan, apa lagi malam. Marjinalisasi terhadap yang kecil dan lemah masih terus terjadi di jalan-jalan ibukota.

ardanti wrote on Apr 26, '07
kalau saya rada jiper dengan bus2 guede yang kadang kebut2an ..
djausin wrote on Apr 26, '07
Bang Haji, di kita itu 'hukum rimba' berlaku bukan hanya di jalanan. Tapi, di hampir semua sisi kehidupan. Bahkan di rumah tanggapun, sekolahpun, kantor-kantorpun, dan di lain-lain tempat masih sering dijumpai juga. Makanya untuk menguranginya, orang-orang kita rajin menebang rimba (hutan). Akibatnya hukuman alam yg sering kita hadapi. Hehehe ...
ardanti wrote on Apr 26, '07
kalo rumah tangga .. wedeeewww .. ojo sampai deh :)
erikar wrote on Apr 26, '07
Hmm..

Sutiyoso pantesnya segera pensiun deh! Dan jangan pernah bermimpi untuk menduduki jabatan publik lagi..
ardanti wrote on Apr 26, '07
setujuuuuu .. secara jakarta ga genah2 untuk soal banjir !! Grrrrrr
sz520qm wrote on Feb 12
emang kudu tahan gowes di jkt..
kendaraan sliweran gak karuan..apalgi metro mini dkk
yg pnting enjoy aja..sip
ardanti wrote on Feb 12
ini dia yang menjadikan bun2 belum siap konsisten btw ..
syerem sama bis2, mobil2, motor2 ... (tapi pernah, ada pengemudi truk yg malah berbaik hati memberikan jalan untuk bun2 menyeberang jalan dengan sepeda, dibanding pengemudi roda empat bermerk mercy ..)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help