Ozy's Corner: Human-powered Commutes

living in the PICTURE

Photo AlbumRagam Suspensi SepedaOct 23, '06 6:52 PM
for everyone
Sepeda jenis hardtail memang cepat, apalagi ketika melaju, dimana guncangan dari jalan yang disalurkan kebagian bawah tubuh anda, membuat perasaan lebih cepat. Namun sepeda fullsus menjanjikan kenyamanan dan biasanya juga lebih cepat dimedan rusak karena kemampuan kontrol yang lebih baik ketika melahap rintangan.

Saat ini banyak sistem suspensi sepeda yang dipergunakan, dan kadang kala sangat membingungkan. Penjelasan dan gambar2 berikut ini semoga dapat memperjelas ragam suspensi sepeda yang ada.


Sedangkan beda antara "Pedal Feedback" dengan "Pedal Bobbing", berikut ini penjelasannya.

PEDAL FEEDBACK is a term that describes the following series of events: your suspension compresses, your rear wheel moves away from your cranks and your chain is pulled backwards, causing your pedals to also rotate backwards…in sum, this results in an inefficient, “lumpy” sensation in your pedal stroke.

PEDAL-INDUCED BOBBING is a bit more straightforward. Basically, the force of your downward pedal stroke causes the rear suspension to compress, resulting in lots of unwanted bobbing that sucks your energy on climbs.


SINGLE PIVOT POINT
  

LINKAGE SWINGARM
  

LOW RATIO SUSPENSION - LRS
  

FSR - ICT - FOUR BAR
  

VIRTUAL PIVOT POINT
  

QUADLINK
  

MAESTRO
  

FLEXSTAY
  

EQUILINK
  

MONOLINK
 1 Comment 

i-DRIVE
  

LINEAR RAIL
  


12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
petruslingga wrote on Nov 7, '06
tanya om yg full susp tapi kl digenjot gak ada loss power yg mana ?
terus di tanjakan paling kecil loss powernya

salam

lingga
ozy1 wrote on Nov 8, '06, edited on Nov 8, '06
Susah2 gampang jawabnya. IMO, maestro dan equilink termasuk yang paling minim untuk urusan pedal bob (power loss), meskipun jenis suspensi lainnya bukan bearti tidak bagus. Apalagi urusan pedal bob ini juga dipengaruhi fitur shock yang dipakai, termasuk gaya genjot kita. Kalau genjotnya masih terlalu squaring pasti akan bobbing juga.

Untuk saya pribadi sedikit bobbing tapi traksinya optimal dan bawahan kita nyaman, itu yang the best :-) dan saya pilih VPP untuk kriteria ini. Tapi kalau lagi main offroad touring maka Maestro jadi pilihan saya. Sekali lagi ini lebih karena personal preference lho. Hebatnya lagi untuk yang Maetro bisa di set No Resonance System atau dengan NRS. Coba lihat reviewnya di "http://ozy1.multiply.com/reviews/item/1".
petruslingga wrote on Nov 10, '06
wah thanks om infonya saya bener 2 gak tau kl yg model2 gini maklum baru ...
ozy1 wrote on Nov 12, '06
Ini om Lingga yang sabtu, 4 Nov lalu maen bareng ke puncak khan?
ozy1 wrote on Dec 8, '06
INFO BERGUNA DARI MILIS b2w-Indonesia::

Om Untung,
Wah berat nih pertanyaannya. ....mesti mikir panjang lebar dulu..hehehe

IMHO kita tidak bisa melihat hanya dari posisi shock, tapi harus dari keseluruhan tipe design rear suspension & tipe shocknya. Juga mesti dipertimbangkan besarnya travel (3" - 4" - 5" - 6" dsb), karena juga sangat berpengaruh terhadap karakteristik handling.
Terakhir, setting shock juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan & handling.

Secara garis besar, design rear suspension bisa digolongkan menjadi:
1. Single pivot (cannondale, orange 5, santacruz superlight, polygon zero dsb)
2. 4 bar linkage (patrol, turner, kona)
3. FSR/Horst link (Specialized, titus racer-x/motolite)
4. Multi link, termasuk VPP (Santa Cruz blur, intense XVP), Maestro (giant), DW Link (Iron Horse), Quad Link (Marin)

Kemudian jenis shock juga sangat berpengaruh terhadap kemampuan menyerap getaran. Jenis shock yg umum dipakai antara lain Coil shock (Fox vanilla), air shock (Fox RP3, Rockshox Ario dsb).

IMHO lagi, berdasarkan pengalaman, semua design ada plus-minusnya. Misalnya single pivot, tergolong paling empuk & simpel, tapi rawan bobbing. VPP enak untuk sprint, tapi mahal. FSR active banget untuk batu-batu, tapi genjotnya harus konstan. Maestro enak untuk sprint, handlingnya juga lebih mudah karena posisi CG-nya rendah, harga relatif murah, tapi cenderung berat (kecuali anthem) & ribet.

Semoga membantu.
Wass.
HPW
http://hendropurwanto.blogspot.com


On 12/7/06, Untung RB wrote:

rekan2 . .
tolong dikasih pencerahan dong
mengenai posisi rear shock dan pengaruhnya terhadap handling dari sepeda itu sendiri anggap, satu jenis rear shock digunakan pada tiga jenis frame dengan penempatan posisi shock yg beda2 (ndak tau istilahnya)

1. penempatan rear shock model sepeda titus/litespeed/ collosus 3.0 (polygon 2007) - miring keatas
2. penempatan rear shock yg model frame patrol (vertikal)
3. penempatan rear shock yg cenderung horisontal (anthem)

tentunya pada saat kondisi jalan tidak rata, kan ada getaran yang diserap dan sebagian tersalur pada bagian dimana shock tersebut berada
pertanyaannya :
SEBERAPA BESAR PENGARUH POSISI SHOCK TERHADAP HANDLING SEPEDA
(yang disebabkan oleh getaran roda belakang yg tersalur ke frame)
ASUMSI : semua material dan komponen sepeda adalah sama

terima kasih sebelumnya..
hendropw wrote on Jan 24, '07
weeee...ada tulisanku disini....padahal itu kan ngaco xixixix.
BTW, pengen nyobain equilink nih...kok ga ada yg masukin Felt ya?
ozy1 wrote on Jan 24, '07
Sengaco-ngaco om HPW masih jauh diatas kita-kita lah ... :-)
ewinsindahauss wrote on Apr 9, '07
om ozy, yg namanya bobbing itu khan gerakan chainstay keatas dan kebawah akibat adanya suspensi khan?kalo bahan frame sama, berat pesepeda sama, komponen sepeda sama, apa efek bobbingnya beda2 utk masing jenis?kok bisa ya?jadi pengen tau review-nya secara gerakan nih....
ozy1 wrote on Apr 9, '07
Kalau menurut definisi, Pedal Bobbing adalah tekanan pada pedal yang menyebabkan suspensi belakang terkompresi sehingga terjadi gerak turun-naik yang tidak diinginkan. Dan ini tentu saja tidak terjadi pada hardtail... :-)

Sedangkan kalau semuanya sama kecuali berat pesepedanya, harusnya menghasilkan efek yang mirip kalaupun tidak sama seratus persen.

Sebenarnya efek bobbing juga dapat ditimbulkan oleh cara mengayuh pedal yang tidak bulat, sehingga enerji-nya tidak disalurkan merata dan konstan.
bitongs wrote on Oct 3, '07
untung pake hardtail......jadi ngak kenalan ama bobing...heheheheheh
ozy1 wrote on Oct 3, '07
he he he bisa aja kalau komentar ya, padahal sekarang lagi lirak lirik yang fullsus khan...
Kita tunggu tanggal mainnya dech ;-)
mossowbull wrote on May 20
wahh keren ne framenya...
skitar brp yah hrg nya...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help